Kesempatan Berkunjung Ke Kota Batu dan Malang

Beberapa waktu lalu saya di kasih kesempatan nih buat mengunjungi kota yang khas dengan buah apel dan juga dengan cuacanya yang sejuk, yaitu Kota Malang. Berhubung kemarin ada libur panjang dan nemuin waktu yang pas buat kumpul bareng akhirnya saya mutusin buat pergi jauh bareng sodara. Jadi ceritanya tanggal merah 5-6 Mei lalu (ditambah weekend) kita manfaatkan waktu buat traveling ke Malang menggunakan Kendaraan Pribadi (mobil), tujuannya sih biar bisa fleksibel kalo mau pergi kemana-mananya.

Selain itu kita juga udah booking guest house di kota Malang dari jauh-jauh hari biar bisa dapet tempat buat bermalam lebih gampang dan ga perlu ngabisin waktu buat nyari lagi disana, maklum waktu itu kan lagi masuk hari-hari libur jadi kemungkinan besar susah buat dapet penginapan kalau langsung cari disana. Oke langsung aja kita mulai bahas mengenai trip ke Kota Batu dan Malang.

Gunung Bromo di Malang
Gunung Bromo di Malang

Alun – Alun Kidul Yogyakarta

Kita berangkat hari Rabu, 4 Mei 2016 pada malam hari sepulang kuliah dan sekolah, kurang lebih pukul 19.00 WIB laaah. Yaaa, berhubung punya waktu lumayan lama jadi kita nikmatin aja semua hal yang ada di perjalanan, kalo ngantuk ya kita langsung melipir tidur di rest area terdekat. Pemberhentian pertama yaitu di Purworejo sekitar pukul 08.00 WIB dan kita istirahat dulu nih di rumah sodara yang ada disana sambil nikmatin indahnya alun-alun kota Purworejo. Selesai beristirahat, siangnya kita lanjutin perjalanan ke kota Yogyakarta.

Karena ingin menikmati kota ini lebih lama, maka kita memutuskan untuk Keliling Kota Yogyakarta sambil menunggu hingga maghrib tiba dan tempat yang kita tuju adalah alun-alun kidul Yogyakarta. Disana kita mencoba melewati pohon beringin kembar dengan mata tertutup, katanya sih biar dapet jodoh. Selain itu kita juga menikmati minuman wedang ronde di waktu sore menuju malam. Setelah beres kita langsung beribadah, lalu melanjutkan perjalanan menuju kota tujuan kita, yaitu Malang.

Batu – Malang

Setelah menempuh perjalanan cukup panjang dari Jawa Tengah sampai Jawa Timur, akhirnya kita sampai juga di kota Malang dan singgah terlebih dahulu di kota Batu untuk menikmati kuliner khas daerah setempat. Waktu itu sih saya makan nasi rawon + teh manis, kehitung murah abis kalo di bandingin sama di Bandung sih. Coba cari aja begitu kalian tiba di Malang dan melewati kawasan Batu disitu ada kedai yang menjual beberapa jenis makanan, salah satunya nasi rawon yang saya pesan. Setelah selesai makan kita langsung lanjut lagi jalan menuju kota Malang.

Simpang Balapan Malang
Simpang Balapan Malang

Sesampainya di Malang kita langsung bergegas ke kavie hostel, coba aja cari di google maps pasti ada ko, alamatnya di Oro-Oro Dowo, Klojen, Kota Malang. Tempatnya hostel itu cukup strategis kaya di kawasan perumahan gitu. Berhubung waktu itu hari Jum’at, jadi habis istirahat sebentar kita langsung melaksanakan ibadah sholat jum’at dan malam harinya kita pergi ke Inggil Museum Resto. Mantap abis disana, kita bisa ngeliat dekorasi zaman penjajahan, ditambah figura-figura yang mengingatkan kita pada zaman kemerdekaan dulu. Sambil makan kita juga jadi bisa sambil belajar sejarah yang manfaatnya emang banyak banget. Inggil Museum Resto ini terletak di Jalan Gajahmada No. 4, kota Malang. Ini recommended sekali dengan harga yang cukup terjangkau.

Gunung Bromo

Sehabis makan kita langsung balik ke hostel untuk bersiap pergi ke Gunung Bromo. Kita berangkat kesana pada hari Sabtu dini hari, tepatnya pukul 01.00 dengan tujuan untuk mendapatkan sunrise pastinya. Sebelumnya kita sudah memesan travel yang di jemput langsung ke hostel, jadi ya tinggal pergi aja. Kurang lebih pukul 04.00 akhirnya kita sampe disana, walaupun waktu untuk sunrise masih lama tapi saya meikmati hari itu bersama dinginnya Gunung Bromo. Kami naik puncak penanjakan, pucak ke 1 dari gunung bromo.

Pasir Berbisik di Gunung Bromo
Pasir Berbisik di Gunung Bromo

Indah sekali saat pertama kali saya melihat sunrise walaupun cuaca disana cukup dingin pada saat itu, tetapi semuanya terbayar dengan keindahan alam yang Tuhan berikan kepada kita. Sekitar pukul 6 lebih dikit, kamipun pergi ke bawah untuk menuju pasir berbisik yang menjadi spot foto yang sangat indah sekaliii, sungguh indah kuasa Tuhan yang telah Ia berikan kepada makhluknya. Pukul 9nya kita kembali ke mobil dan langsung cabut ke kembali ke hostel. Pukul 12an kita sampe dan langsung mandi, sholat dan tidur karena ngantuk sekali ga kuat haha. Sorenya kita bangun dan makan di kavie cafe (sebelahan banget kafe hostel).

Batu Night Spectacular

Malamnya habis Sholat maghrib kita pergi lagi nih ke BNS, yaitu Batu Night Spectacular yang berada di Kota Batu, kalo dari hostel sih sekitar 30-45 menitan kalo ga macet sih itu juga. Alamatnya di Jalan Hayamwuruk No. 1, Kota Wisata Batu, Malang. Disana kita di suguhkan macam-macam wahana + pertunjukan lampion yang cocok untuk spot foto yang mantap abis. Tiketnyapun bisa milih, mau beli tiket terusan atau tiket satuan aja. Kalo saya sih waktu itu beli tiket terusan, HTM 150k, terbayar lunas dengan seluruh wahana yang saya naik. Ohya, BNS ini baru buka pukul 18.00 s/d 24.00. Malam minggu pada saat itu ditemani sejuknya kota Wisata Batu. Kami baru pulang lagi jam 11 ke hostel, berhubung lapar, balik lagi ke kavie kafe hanya untuk sekedar makan dan nongkrong.

Batu Night Spectacular
Batu Night Spectacular

Museum Angkut

Minggu, 8 Mei 2016 pagi sekali kami udah bangun nih, kita udah check out buat balik lagi ke Kota Wisata Batu buat pergi ke Museum angkut. Buat ngeliat museum-museum kendaraan yang di pamerkan disana. Kalo saya jelasin panjang lebar gaakan ada abisnya, mending coba aja kesana langsung, InsyaAllah worth it. Alamatnya di Jalan Terusan Sultan Agung No. 2, kota Batu Malang. Harga Tiket terusan berkisar HTM 80k. Tapi yang sangat disayangkan, berhubung waktu terbatas kami ga sempet buat pergi Jatim Park. Tapi ya next time kita bikin artikel khusus ke Jatim Park. Sore sehabis dari museum angkut langsung balik menuju Bandung tercinta.

Senin, 9 Mei 2016  pukul 00.00, ngantuk banget parah. Kami memutuskan buat nyari hotel yang ada di daerah Yogyakarta. Saya lupa alamat dan nama Hotelnya, karena memang awalnya hanya untuk snggah aja sih soalnya jam 9 paginya langsung cabut ke Bandung. Dari awal kita udah banyak amunisi makanan, jadi ga khawatir kelaparan selama di perjalanan. Meskipun gitu kita masih suka berhenti di jalan hanya untuk buang air, ibadah dan makan berat. Pada Akhirnya kita semua sampai di Bandung dengan selamat sekitar pukul 22.30.

Museum Angkut di Kota Batu
Museum Angkut di Kota Batu

Rincian Biaya

  • Bensin Mobil : Rp. 1.200.000,-
  • Kavie Hostel : Rp. 900.000,- (2malam)
  • Travel Bromo : Rp. 2.100.00,-
  • BNS : Rp. 900.000,-
  • Museum Angkut : Rp. 480.000,-

Jadi, total semuanya adalah Rp. 9.900.000,-. Tinggal kita bagi 6 aja. Jadi, Rp. 1.650.00,-. Itu belum termasuk makan karena tiap-tiap orang makan dengan menu yang berbeda. Well, bawa Rp. 2.000.000,-. Aja lebih dari cukup buat main ke Malang. Sebenernya kita bisa menekan harga lebih murah lagi kok, soalnya kebeneran aja waktu itu lagi libur panjang. Gaada alasan buat engga mengunjungi tempat wisata yang kita mau, karena menjadi traveler itu adalah passion. Semangat terus, karena gaada hal yang ga mungkin kalo kita mau berusaha, Tuhan pasti bantu kok.



You might also like

2 thoughts on “Kesempatan Berkunjung Ke Kota Batu dan Malang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Isi captcha dibawah ini terlebihdahulu *