Kepulauan Belitong; Yakin Pulau Belitung Seru?

Beberapa waktu lalu Pulau Belitung di nobatkan sebagai taman wisata dunia oleh World Tourism Park (WTP) Foundation, tepatnya pada 9 Oktober 2019 di Denpasar, Bali. Sebuah prestasi yang membanggakan dan juga menambah catatan rekor Indonesia di bidang pariwisata. Belitung memang menjadi satu diantara pulau eksotis yang ada di Indonesia dan itulah alasan saya memutuskan untuk traveling kesana kali ini.

Liburan akhir tahun jadi kesempatan bagi saya dan 3 orang teman buat traveling ke Belitung untuk nikmatin segala keindahan yang ada di pulau laskar pelangi tersebut. Kita udah nyiapin segala kebutuhan seperti hotel, pesawat dan sewa mobil dari 3 minggu sebelum keberangkatan. Berhubung waktu itu lagi high season,  saya pikir persiapan itu perlu dilakukan untuk meminimalisir fullbook kalo memesan dalam waktu yang deket.

Bandung – Jakarta – Pulau Belitung

Baiklah, sampai pada hari H keberangkatan, kita ber 4 pergi dari Bandung pada tanggal 26 Desember 2019 pukul 23.00 untuk ngejar pesawat pada pukul 09.00 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Kami pergi menggunakan bus Primajasa yang langsung menuju terminal 1 keberangkatan, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Lion Air.

Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta (CGK)

Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta (CGK)

Saat itu kami tiba pada pukul 03.00 WIB which is terlalu dini karena kita kira situasi di jalanan bakalan macet, terutama di ruas jalan Cikarang sampai Bekasi. Kondisi jalan saat itu ternyata cukup lancar dan tidak semacet seperti hari libur pada umumnya.

6 jam berlalu, akhirnya kita berangkat tanpa ada kendala dan alhamdullilah pesawat pun on schedule. Pada pukul 10.00 WIB kita tiba di Bandara Tanjung Pandan, Kepulauan Belitung ditemanin dengan hujan rintik-rintik.

By The Way, ketika beberapa saat akan landing dan pulau Belitung udah keliatan saya sedikit ragu karena dari atas yang terlihat kok hutan dan area pertambangan semua yak? Okelah mungkin itu hanya pemandangan sekilas , setelah itu saya mencoba berkomunikasi dengan si pemilik mobil yang kita sewa dan unik sekali..

Bandara Tanjung Pandan Kepulauan Belitung

Bandara Tanjung Pandan Kepulauan Belitung

Pemilik cuma kasih tau letak mobil terparkir dan juga platnya, habis itu kuncinya dia taruh di balik karpet bawah stir. Aga gila juga sih menurut kami yang mayoritas tinggal di Pulau Jawa, lagian mau di bawa kabur kemana juga kali yak. Akhirnya kita beranjak dari bandara menggunakan mobil yang kita sewa itu.

Ketika coba menyusuri jalanan untuk mencari tempat makan ternyata aga jauh dari bayangan saya, dimana saya membayangkan bahwa Belitung itu bakalan rame, yaa ga jauh beda sama Bali. Tapi ternyata yang saya pikirkan berbeda dengan keadaan yang sebenarnya..

Sepi banget dan jarang sekali nemu keramaian atau kemacetan kendaraan, bahkan saat itu kita ga menemukan minimarket yang biasa dijumpai di Pulau Jawa. Disitu keraguan saya makin bertambah, yakin Belitung seru?

Setelah makan siang kemudian kita check in di Hotel yang posisinya berada di sebrang pantai Tanjung Pandan. Berhubung kita ga nentuin itinerary jadi kita random aja untuk melakukan perjalanan.

Menuju SD Muhammadiyah ‘Laskar Pelangi’

SD Muhammadiyah Gantong Laskar Pelangi

SD Muhammadiyah Gantong (Laskar Pelangi)

Setelah beristirahat sejenak kita memutuskan pergi ke Manggar untuk melihat SD Muhammadiyah yang dulu dipakai untuk shooting film Laskar Pelangi dan juga Pantai Serdang yang posisinya ada di Belitung Timur. Perjalanan dari hotel yang jaraknya kurang lebih 75KM dapat ditempuh dengan waktu 1 jam karena kosongnya lalu lintas.

Sesampainya di Museum Kata dan Sekolah Muhammadiyah kita dapet spot foto pada umumnya yang sering kita liat, masih belum worth it. Akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pantai Serdang.

Setelah berkendara sekitar 30 menit dari Sekolah Muhammadiyah akhirnya kita sampai di Pantai yang kita tuju. Kondisi pantainya bersih, masih biru tapi sayangnya sepi, jadi yaa aga risih juga buat main air dan lainnya.

Pantai Serdang, Belitung Timur

Pantai Serdang, Belitung Timur

Saat itu rasa ragu masih tersimpan di pikiran saya, yakin Belitung seru? Hmmm.. Kelanjutannya akan saya ceritakan di postingan berikutnya untuk memastikan apakah kira-kira rasa ragu itu akan terbayar?

Leave a Reply

Tags: